Jumat, 04 Mei 2012

Subaru Kembangkan Turbo Listrik untuk WRX 2013
Subaru Impreza WRX 2012
MEDIA INFORMASI, Gunma - Fuji Heavy Industries, produsen Subaru, sedangkan menyiapkan senjata baru, yaitu turbo listrik untuk mendongkrak tenaga yang dihasilkan mesin. Rencana tersebut akan diwujudkan tahun depan.
Turbo listrik Subaru ini berbeda dari yang sudah ada. Pasda tuirbo ini energi panas yang keluar dari mesin melalui knalpot digunakan menghasilkan listrik dan mengaktifkan turbo. Panas dan tekanan dari knalpot dimanfaatkan dan dikonversi untuk menghasilkan listrik, selanjutnya digunakan untuk memutar turbo.

Metode itu diklaim merupakan langkah revolusioner yang mempu menciptakan tenaga lebih optimal dan meminimalisasi turbo lag (kekosongan tenaga sebelum turbo bekerja) yang terjadi pada putaran rendah.
Selanjutnya, turbocharger itu dikawainkan dengan mesin boxer 1.6-liter sebagai jantung pacuk WRX dan STi. Sebagai pemindah tenaga WRX akan menggunakan CV, sama dengan Impreza. Sedangkan untuk yang doyan ngebut, Subaru melengkapi WRX dan STi dengan transmisi manual 6 percepatan.
Jika program ini sukses, kemungkinan BRZ akan mengadopsi teknologi ini untuk mesinnya!

Kamis, 03 Mei 2012

Sedan Mewah Korsel untuk Menantang BMW Seri 7
Kia K9
Seoul - Kia akhirnya memasarkan K9 di Korea Selatan, sejak kemarin  (2/5/2012). Model yang menjadi flagship Kia  tersebut siap menantang kemapanan BMW Seri 7, mulai dari ukuran, desain, sampai segmen yang dituju yakni kalangan mapan dengan status sosial A++.
Kia menawarkan K9 dengan dua pilihan mesin V6 dan dibandrol dimulai 53,9 juta won sampai 86,4 juta won (Rp 439 juta - Rp 703,7 juta) per unit. Setelah Korsel, Kia menyatakan siap melepas K9 di beberapa negara kunci, yaitu Amerika Serikat dan Kanada pada kuartal terakhir 2012.
"K9 merupakan sedan gerak roda belakang pertama kami yang diluncurkan lebih dari satu dekade. Sekaligus menetapkan standar baru desain, teknologi baru dan pengalaman mengemudi terbaik Kia," komentar Soon-Nam Lee, Director of Overseas Marketing Group Kia, dikutip carscoop, Rabu (2/5/2012).
Spesifikasi
K9 dikembangkan dari sedan Hyundai Genesis dan Equs. Dimensinya cukup bongsor, panjang 5,090 mm, lebar 1,900 mm, tinggi 1,490 mm dan jarak poros roda 3,045 mm.
Kepala Desain Kia, Peter Schreyer menjelaskan, desain K9 menawarkan sesuatu yang elegan namun tetap sederhana dan proporsional. "Harmonisasi diperoleh dari dimensi besar dengan karakter sporti dan sosok alteltis,"  beber Peter.
Dua mesin bensin yang ditawarkan hanya berbeda pada kapasitas, yaitu 3.3-liter V6, 300 PS dan 3.8-liter 333 PS. Keduanya dikawinkan dengan transmisi 8-percepatan otomatis yang memindahkan tenaga ke as roda belakang.
Kenyamanan makin mantap karena mobil ini dilengkapi dengan suspensi udara. Pengemudi bisa memilih empat mode: Eco, Normal, Sport and Snow, untuk memperoleh peredaman suspensi, setir, mesin dan transmisi. Kinerja mobil bisa disesuaikan dengan kondisi jalan yang berbeda-beda.
Fitur
Fitur keselamatan aktif dan pasif yang disertakan pada K9 terbilang  lengkap: lampu LED adaptif, Lane Departure Warning System (LDWS), radar-based Blind-Spot Detection (BSD) dan Around-View Monitor (AVM) dengan empat kamera.
Kelengkapan lain, monitor LCD Thin Film Transistor (TFT) 12,3 inci, head-up display (HUD) monitor ganda 9,2 inchi untuk penumpang belakang,17-speaker Lexicon (Harman), Smart Cruise Control (SCC) yang bisa mengatur kecepatan dengan mobil di depan.
Tak ketinggalan, paket spesial VIP, jok dengan penghangat dan ventilasi udara yang bisa rebahkan, sandaran kaki dan jok di samping supir yang bisa dilipat bila tidak digunakan.

Rabu, 02 Mei 2012

Toyota Indonesia Luncurkan GT86 Bulan Depan
 GT 86
MEDIA INFORMASI, Jakarta -  Salah satu model sport andalan Toyota yang menggunakan mesin boxer – hasil kolabrorasi dengan Subaru - GT Hachi-Roku (86), akan diluncurkan bulan depan (Juni) di Indonesia. Hal tersebut dikemukakan oleh Widyawati, GM Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) pada acara “Media All-New Camry Test Drive” di Bali, minggu lalu.

Dijelaskan, untuk menjawab kritik tentang suara GT86 yang kurang “jreng” saat dites wartawan Indonesia pada akhir tahun lalu di Jepang, TAM juga akan memasarkan langsung versi TRD yang sudah dimodifikasi.

“Dengan vfersi TRD keinginan konsumen untuk memperoleh raungan knalpot yang lebih heboh bisa diperoleh,” jelas Widyawati. 

Modifikasi yang dilakukan TRD terhadap GT 86  tidak untuk mendongkrak tenaga mesin, tetapi untuk penampilan yang lebih gaya dan sporty.
Saat ini Toyota Jepang menawarkan dua varian GT86, yaitu speks rendah dan tinggi. Perbedaan mencolok selain bodi dan knalpot, adalah ukuran pelek dan ban digunakan. Bila GT86 standar menggunakan ban 205/55R16, untuk speks tinggi 215/45R17.

Hal menarik dari mobil ini, mesin merupakan tipikal "square", langkah dan diameter piston silinder sama, yaitu juga hachi-roku alias 86.

Perbedaan lain, speks tinggi 40 kg lebih berat, konsumsi bahan bakarnya lebih rendah, yaitu 12,4, sedangkan standar (klaim Toyota) 13 km/liter.

Spesifikasi GT86 standar
Item
Model
Kupe, 2 pintu
Mesin
Lokasi
Depan
Tipe
Boxer (harisontal berlawanan), 4 -silinder
Tenaga maks
147 kW(197PS) @7.000 rpm
Torsi maks
205 Nm @6.600 rpm
Garis merah
7.400 rpm
Turbo
Tidak ada
kapasitas
1.998 cc
Langkah x Diameter
86 x 86 cc
Perbandingan kompresi
12,5 : 1
Kontruksi 
Aluminium
Pelumasan
Wet sump
Sistem bahan bakar
D-4S DI EFI
Transmisi
Manual/otomatik 6-percepatan
Penggerak
Roda belakang
Rem (depan-belakang)
Cakram berventilasi
Suspensi depan
MacPherson strut
                 belakang
Double wishbone
Ban
205/55R16
LSD
Manual
Diameter  putar
10,8
Coefficient of drag (cd)
0,27
Dimensi (mm)
Panjang
4.240
Lebar
1.775
Tinggi
1.285
Pusat gravitasi
460
Jarak sumbu roda
2.570
Trek depan
1.520
Trek belakang
1.640
Jarak terendah
130
Distribusi bobot (depan)
53%
Berat
1.210 kg
Kapasitas tangki bensin
50 liter
Kontrol stabilitas
Vehicle Stability Control (VSC)
Konsumsi bahan bakar
13 km/liter

Selasa, 01 Mei 2012

Membandingkan All-New Camry Hibrida dengan Bensin
 ALL NEW CAMRY
MEDIA INFORMASI  – All-New Camry ditawarkan dengan tiga pilihan varian, terdiri dari  2 bermesin bensin dan satu hibrida. Camry bensin bermesin 2.5 liter, terdari dari varian G, dibandrol Rp 482.700.000 dan merupakan paling standar. Sedangkan 2.5 V dipatok Rp 510,6 juta (on the road, Jakarta).
Perbedaan
Bandingkan dengan versi hibrida, selisih harganya mencolok. Dengan varian G, mencapai Rp 152,9 juta  sedangkan dengan 2.5 V, berselisih Rp 125 juta. Cukup menarik dengan fasilitas yang banyak itu, selisih harga All-New Camry hibrida dengan Prius hanya Rp 25,6 juta (Prius dbandrol Rp 605 juta).  
Versi bensin, mesinnya berkapasitas 2,5 liter (sebelumnya 2,4 dan 3,5 liter) dengan dua varian, yaitu tipe G dan V. Sedangkan pasangannya, hibrida, menggabungkan mesin yang sama dengan motor listrik dan baterai sebagai penggerak serta sumber tenaga. 
Kendati dimensi sama, namun wajah berbeda. All-New Camry bermesin bensin, grilnya berupa garis-garis harisontal yang dikrom. Sedangkan varian hibrida, hanya menggunakan satu garis dengan logo Toyota Hybrid di tengahnya.

Perbedaan lain adalah desain bumper dan rumah lampu kabut. Selanjutnya, di belakang tambahan masing-masing jenis, 2,5 V dan Hybrid. Khusus yang terakhir ditambahkan logo “Hybrid Synergy Drive”.
Fasilitas
Perbedaan terjadi karena varian hybrid menggunakan dua sumber penggerak, fasilitasnya juga lebih banyak, khusus untuk kenyamanan dan keselamatan. Kalau versi meisn bensin hanya dilengkapi Anti-lock Brake System (ABS), Electronic Brake Force Distribution (EBD) dan Brake Assist (BA), hibrida ditambah lagi dengan Vehicle Stability Control (VSC), Traction Control (TRC) dan Hill Assist Control (HAC).

Fitur terakhir ini memudahkan pengemudi mengendalikan mobil nya bergerak maju setelah berhenti di tanjakan.Pengoperasian transmisi Camry bensin dengan hibrida sama. Perbedaan, kalau Camry bensin posisi gigi sampai D5, pada hibrida diganti dengan “B”
Biaya operasional
Keuntungan yang diperoleh dari versi hibrida, konsumsi bahan bakar yang lebih irit dibandingkan hanya menggunakan mesin. Dengan harga bahan bakar beroktan 92 ke atas semakin mahal, Camry hibrida tentu saja akan menarik untuk jangka panjang. Atau bila frekuensi penggunaan tinggi dan harus pula melewati rute macet. Sayang, sampai saat ini belum ada hasil tes konsumsi bahan bakar kedua Camry ini yang dilakukan dengan metode yang sama. Padahal Camry hibrida lebih berat 150 kg dari bensin.
 Fitur yang tak kalah dari Camry hibrida adalah, AC 3 zone, pengatur jok pengemudi dengan memori, posisi kaca spion luar dengan memori, pengaturan naik turun dan maju mundur setir juga dengan memori, sandaran jok belakang dengan setelan terpisah, tombol kontrol untuk penumpang belakang, jok belakang dengan pemijat (rear seat relaxation system), tirai otomatis di kaca belakang (sunshade) dan manual pada kaca samping belakang, kantung udara samping dan kamera parkir.
Perbedaan lain, audio hibrida dilengkapi 8 speaker dan bensin 6 speaker. Lantas lampu depan, hibrida LED dengan proyektor, sedangkan bensin  
menggunakan HID atau xenon.
Spesifikasi
Hybrid
2.5 G
2.5 V
Dimensi (mm)
Panjang
4.825
Lebar
1.825
Tinggi
1.470
Jarak sumbu roda
2.775
Jarak pijak depan
1.575
Jarak pijak belakang
1.560
Berat kosong          (kg)
1.625
1.475
Transmisi
Otomatis, CVT
Otomatis, 6-percepatan, sekuensial
Tambahan sistem
ABS, EBD, BA, ECB-R, VSC, TRC, HAC
ABS, EBD, BA
Ban
215/55/R17
215/60/R16
Mesin
Tipe
2 AR-FXE
2AR-FE
Teknologi
Hybrid, IL4, 16-katup, DOHC, VVT-i
IL4, 16-katup, DOHC, Dual VVT-i
Kapasitas                   (cc)
2.494
Tenaga            
Mesin                PS @rpm
156,6 @5.700
181 @6.000
Motor listrik    
142,7
-
Total (maksimum)
205 (mesin dan motor listrik)
-
Torsi              
Mesin            kgm @rpm
20,9 @4.800
23,3 @4.000
Motor listrik   kgm @rpm
27,3
-
Sistem bahan bakar
injeksi
injeksi
Kapasitas tangki   (liter)
65
70
Harga All-New Camry
Tipe
Rp (juta)
2.5V
510,6
2.5G
482,7
2.5 Hybrid
635,6

Senin, 30 April 2012

Aprilia Luncurkan RS4 125 Edisi Biaggi
Detail desain dibuat semirip mungkin dengan tunggangan Biaggi.
Noale, MEDIA INFORMASI - Untuk mengapresiasi pebalapnya, Max Biaggi yang mengharumkan merek Italia itu di ajang World SuperBike 2010, Aprilia meluncurkan edisi khusus RS4 125 Biaggi. Saat ini Biaggi memimpin klasemen sementara WSB 2012.
Sepeda motor ditampilkan secara khusus - full fairing - menggunakan grafis yang sama dengan RSV4R yang ditunggangi Biaggi. Seluruh bodi dilabur dengan cat hitam, putih dan merah bata. Tak ketinggalan tulisan nama pebalap di sebelah kanan fairing depan dan nomor "3" di buntut.
Selain warna, Aprilia juga melengkapi sepeda motor ini dengan beberapa fitur balap, antara lain cakram belakang yang bergelombang dan ban Pirelli DIablo Rosso II, mengganti transmisi (Quickshifter) dan menggunakan jok tunggal, sama dengan sosok sepeda motor balap.
Seluruh paket dibandrol 4.299 poundsterling atau Rp 64,5  juta atau 200 pound lebih mahal dari model standar dan mulai dipasarkan Juni 2012.

Minggu, 29 April 2012

Sedan Turbo Proton di Bawah Rp 200 juta
Proton Preve Premium
MEDIA INFORMASI, Jakarta - Proton Edar Indonesia (PEI) memastikan akan menjual sedan bermesin turbo, Preve, setelah diluncurkan di Kuala Lumpur awal minggu lalu (16/4). "Kami akan meluncurkan Preve awal Juni depan. Harga mulai Rp 163 - 198 juta," bisik Gunther Scherz, Presiden Direktur PEI,  saat membuka dealer baru di Pancoran Mas, Depok, kemarin (28/4).
Varian yang akan diboyong ke Tanah Air sama seperti yang dijual di negara asalnya yang terdiri dari 3 varian, masing-masing  Executive manual dan CVT serta Premium CVT. Untuk Executive menggunakan jantung pacu Campro IAFM+, 4 silinder, 1.6-liter dengan tenaga 107 Ps dan torsi 150 Nm. Untuk pemindah tenaga manual memiliki 5 percepatan sedang yang CVT 6 percepatan.
Untuk Premium, agak sedikit berbeda dibekali mesin tipe CFE, 4 silinder, 1.6-liter dilengkapi dengan turbo tekanan rendah yang hanya mampu menghasilkan tenaga 138 PS dan torsi 205 Nm. Untuk varian ini CVT yang digunakan mempunyai 7 percepatan dengan teknologi ProTronic.
Kelengkapan fitur  meliputi lampu depan model proyektor, pengatur ketinggian jok pengemudi, immobilizer, koneksi Bluetooth, USB dan iPod, informasi display serta tombol kontrol di setir. Sementara untuk perangkat keselamatan ada 2 kantung udara depan, ABS dan EBD.
Sedangkan untuk varian tertinggi, Premium, ada beberapa tambahan fitur seperti tombol start/stop, cruise control, lampu otomatis, sensor hujan, monitor layar sentuh yang menyertakan menu sistem navigasi. Karena menggunakan supali tenaga tambahan maka digunakan pula kontrol stabilitas (ESC).

Kamis, 26 April 2012

GAIKINDO Setuju Pasang "Converter Kit"

Penggunaan Vi-Gas (elpiji) pada mobil penumpang

MEDIA INFORMASI, Jakarta - Untuk mendukung rencana program konvesi energi BBM ke Gas, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menyatakan siap mendukung. Bahkan seluruh anggota asosiasi akan mengoperasikan bengkel resmi untuk memasang "Converter kit" pada produk mereka yang sudah dipasarkan.

"Kalau perbedaan harga tercipta, baru konsumen mau melirik bahan bakar alternatif karena menguntungkan. Kalau perbedaannya cuma sedikit, mereka lebih baik bertahan pakai Premium," tambah Jongkie Sugiarto, Ketua I GAIKINDO.

Sudirman Maman Rusdi Ketua Umum GAIKINDO mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sudah berdiskusi dengan asosiasi terkait rencana program konversi energi (BBM ke gas). Namun, ATPM memerlukan waktu tambahan untuk bisa memaksimalkan program ini.

"Kami bersedia menggunakan bengkel resmi kami, asal 'converter kit' tersebut harus sesuai dengan masing-masing kendaraan karena menyangkut teknis, asuransi dan lain sebagainya," komentar Sudirman di Jakarta, Rabu (25/4/2012).

Dijelaskan, untuk pemasangan pada mobil-mobil baru diperlukan persiapan 1,5-2 tahun untuk mulai memasarkan produk. Hal ini terkait pada pemilihan alat konversi sekaligus mempersiapakan layanan purna jual dan sebagainya. "Kami mau saja, tapi kebijakkannya harus jelas arahnya ke mana, apa konsentrasi pada transportasi umum, kendaraan pemerintah atau pribadi, semua masih wacana," beber Sudirman.

Harga BBM
Supaya program konversi energi berhasil, pemerintah diminta segera menaikkan harga bbm bersubsidi. Pasalnya, tanpa rentang harga yang jauh, konsumen tidak akan tertarik beralih ke gas.

"Kalau perbedaan harga tercipta, baru konsumen mau melirik bahan bakar alternatif karena menguntungkan. Kalau perbedaannya cuma sedikit, mereka lebih baik bertahan pakai Premium," tambah Jongkie Sugiarto, Ketua I GAIKINDO. Jongkie menegaskan, soal ketersediaan alat konversi BBM ke gas sudah siap tinggal menunggu seberapa besar pesanan yang dibutuhkan pemerintah. "Faktor utama yang segera perlu dituntaskan adalah penambahan stasiun pengisisan bahan bakar gas (SPBG). Tanpa ada stasiun pengisian program juga tidak akan jalan!" tegas Jongkie.