Minggu, 13 Mei 2012

Toyota Prius Plug-In 2012 Laris Manis
 detail berita
Toyota Prius plug-in
LOS ANGELES – Toyota Prius Plug-in Hybrid 2012 menjadi kendaraan ketiga paling laris di Amerika Serikat.

Berdasarkan data penjualan mobil di AS pada Maret dan April lalu, Prius Plug-in ini hanya bertahan selama lima hari di diler Toyota, dan langsung dibawa pulang konsumen.

Pada Maret lalu, Toyota Prius menjadi kendaraan nomor dua paling laris di Amerika serikat. Sayang pada April lalu, Prius harus merosot ke nomor tiga setelah BMW X3 model 2013 dan BMW X5 2013.

Sejak pertama kali diluncurkan pada Februari, tercatat sampai April lalu Toyota sudah melepas 2.552 unit Prius model Plug-in. Prius menjadi pemimpin di antara varian hybrid plug-in lainnya.

Pada April lalu, Toyota melepas model Prius sebanyak 1.654 unit, mengungguli varian muscle car dari Ford, Mustang 2012.

Toyota Amerika Serikat memang mengakui tingginya permintaan buat Toyota Prius Plug-in Hybrid 2012. Hanya butuh tiga bulan saja, Prius 2012 ini langsung mendapat sambutan dari konsumen AS.

Sabtu, 12 Mei 2012

 Toyota Corolla Fielder 2013 Lebih Fresh
detail berita
Toyota Corolla Axio
MEDIA INFORMASI - TOKYO – Toyota Motor Corporation (TMC) kembeli memperkenalkan Toyota Corolla Fielder 2012 dan Toyota Corolla Axio untuk pasar automotif Jepang. Dengan beberapa perubahan yang ada, Corolla Fielder generasi terbaru ini terlihat lebih fresh.

Kali ini Corolla Fielder memiliki dimensi panjang yang lebih pendek 60 mm dari generasi sebelumnya. Ruang kargonya bertambah 90 mm sehingga penumpang dapat leluasa ketika duduk di kabin keduanya. Demikian dilansir Inautonews, Sabtu (12/5/2012).

Sementara untuk Corolla Axio 2013 tidak jauh berbeda dengan Corolla Fielder. Tampilannya terlihat lebih fresh dengan perubahan pada kaca depan yang didesain menyamping. Bagian depan dan belakangnnya dibuat lebih aerodinamis dan bumperbelakang terlihat lebih tajam.

Urusan dapur pacunya, Toyota membekalinya dengan mesin 1NZ-FE 1,5 liter hasil revisi dengan transmisi Super CVT-I dan manual lima percepatan. Mesin ini diklaim lebih irit bahan bakar.

Sedangkan pilihan mesin kedua, yakni 2ZR-FAE 1,8 liter dengan transmisi Super CVT-I. Kedua mesin menghadirkan sistem front-wheel-drive atau four-wheel-drive. Konsumsi bahan bakarnya bisa mencapai 16,6 km/liter.

Lebih lanjut, Fielder 2013 dilengkapi Stop & Start System (untuk 1.5-liter 2WD Super CVT-i). Konsumsi bahan bakar tipe 1NZ-E tembus 21,2 km/liter.

Jumat, 11 Mei 2012

 Sosok Porsche Macan Tertangkap Kamera
Porsche Macan
Stuttgart - Porsche pada Februari lalu memperkenalkan sketsa produk kelima, SUV yang sebelumnya dinamai Cajun. Lalu model tersebut berganti nama dengan mengadopsi hewan dengan nama Indonesia, Macan. Kini, SUV sudah siap diproduksi. Hal tersebut disimpulkan berdasarkan perkembangan tes yang dilakukan Porsche terhadap Macan dan pada minggu ini sudah dibocorkan oleh berbagai media otomotif  on-line.
Sementara itu, Bernhard Maier, staf pemasaran Porsche, ketika diminta komentarnya tentang SUV baru ini mengatakan, “Macan mengombinasikan karakter mobil sport dan SUV asli Porsche. Nama model baru itu baru tersebut cocok dengan kami dan terdengar bagus ketika diucapkan oleh berbagai dialek bahasa. Selain itu, juga  punya asosiasi makna  positif."

Porsche mulai memproduksi mini-SUV ini tahun depan di Leipzig, pabrik yang dikembangkan dengan investasi 500 juta euro atau setara Rp 5,9 triliun.
Berdasarkan foto yang diperoleh saat Macan dites tanpa selubung, disimpulkan, desainnya mengikuti gaya Cayenne. Kendati demikian,  SUV ini menggunakan  basis  Audi Q5 dengan beberapa improvisasi padasasis, rem dan pelek. SUV ini akan tmenggunakan desain 5 (juga ada informasi akan muncul versi 3-pintu)
Diperkirakan, Macan akan menggunakan 4 varian mesin. Pertama,  V6, 3.0-liter, turbo ganda dengan kemampuan menghasilkan tenaga 370 PS. Untuk pemindahkan tenaga mesin, dipilih transmisi manual 7-percepatan dan otomatis dengan kopling ganda.
Berikutnya, Macan S, ditawarkan dengan mesin tanpa turbo, 3.6-liter berdaya 295 PS. Di bawahnya tersedia varian bermesin 4 silinder dengan tenaga 220 PS. Kemungkinan juga ada versi mesin diesel, 2.0-liter, turbo bertenaga 190 PS. Bahkan versi hibrida juga ada, mengawinkan mesin TFSI 4 silinder, 2.0-liter turbo bertenaga 210 PS dengan motor listrik 44 PS

Kamis, 10 Mei 2012

GAIKINDO: Fokus Dulu pada Mobil Murah!
 
 Pemerintah harus fokus dulu pada mobil murah dan ramah lingkungan
Jakarta - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menyatakan siap mendukung instruksi pemerintah jika mau menggulirkan program mobil hibrida di Indonesia. Kendati demikian, pemerintah diminta tetap fokus pada program-program yang sudah bergulir lebih dulu yakni, mobil murah dan ramah lingkungan (low cost and green car).
"Kalau insentif hibrida nantinya bisa menurunkan harga sampai 50 - 60 persen tapi merugikan program lain (LCGC), perlu dikritisi lebih lanjut,” tegas Sudirman.
Dijelaskan, pemerintah perlu meningkatkan populasi mobil hibrida dulu di Indonesia sebelum membujuk prinsipal untuk berinvestasi. Pasalnya, tanpa potensi pasar yang besar, tidak akan ada satu merek pun yang mau memproduksi hibrida karena faktor ekonomi. Demikian disampaikan oleh Sudirman MR, Ketua Umum GAIKINDO kemarin.
“Kalau insentif hibrida nantinya bisa menurunkan harga sampai 50 - 60 persen tapi merugikan program lain (LCGC), perlu dikritisi lebih lanjut,” tegas Sudirman. Dilanjutnya, insentif mobil hibrida jangan sampai bertabrakan dengan skema mobil hijau. Keduanya sama-sama mencegah lingkungan semakin.   
Sampai saat ini GAIKINDO mengaku belum mengetahui detail rumusan insentif pemerintah. Namun, bila proyek mobil hibrida dijanjikan insentif yang sangat menarik, Sudirman yakin industri otomotif di Indonesia segera mengajak prinsipal untuk investasi.
Insentif produk
Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Budi Darmadi menambahkan, kalangan industri cenderung menginginkan insentif yang langsung berpengaruh pada harga produk. Penurunan beban pajak atau yang lainnya dinilai lebih berarti. 
"Intinya, harga produk bisa lebih murah sampai di konsumen. Produsen menilai, hal ini lebih berpengaruh ketimbang insentif pada badan usaha. Salah satu yang paling cocok untuk membuat harga makin terjangkau adalah menurunkan pajak penambahan nilai barang mewah (PPnBM)," jelas Budi.

Rabu, 09 Mei 2012

Pemerintah Indonesia Tantang Prinsipal Dunia
 Toyota Prius Generasi 3 bisa "berenang" di genangan air
Jakarta, MEDIA INFORMASI - Pemerintah tantang prinsipal otomotif dunia untuk memproduksi mobil hibrida di Indonesia dan siap memberikan insentif fiskal agar punya banderol lebih kompetitif. Ihwal ini disampaikan Budi Darmadi, Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi kepada KompasOtomotif dan Bisnis Indonesia di Kantor Kementerian Perndustrian, Jakarta Selatan, Rabu (9/5/2012).
Pemerintah Indonesia masih terkesan tidak acuh pada potensi mobil hibrida meski sudah mulai dipasarkan sejak empat tahun lalu (baca: Toyota Prius, 2009). Meski Pemerintah sudah mendengarkan presentasi mobil hibrida dari Astra, kemarin,  tantangan ini berlaku untuk semua merek mobil yang ada di Indonesia.
"Saat ini inisiasi tengah dilakukan, menyatukan persepsi apa yang dimaksud dengan mobil hibrida itu. Insentif akan disiapkan jika ada komitmen dari prinsipal," komentar Budi. Jika ada umpan balik positif dari prinsipal otomotif, lanjutnya, maka "road map" yang dicanangkan pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi mobil hibrida pada 2015 masih bisa terwujud. "Masih ada tiga tahun untuk mempersiapkan, jadi masih feasible," beber Budi.
Sudirman Maman Rusdi, Ketua Umum GAIKINDO mengatakan, asosiasi mendukung upaya Pemerintah Indonesia mendorong prinsipal memproduksi mobil hibrida di Indonesia. Tapi, diperlukan insentif yang menggiurkan sebagai penarik prinsipal. "Misalnya insentif tahun pertama lokalisasi, tahun kedua dan ketiga mau ada apa. Menciptakan produksi mobil hibrida akan lebih sulit karena menggunakan teknologi tinggi," komentar Sudirman.
Sudirman yang juga Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor - perakit mobil terbesar di Indonesia - menambahkan, jumlah investasi yang dibutuhkan untuk membangun pabrik mobil hibrida akan lebih besar ketimbang yang sudah dilakukan beberapa prinsipal saat ini untuk ikut program Low Cost and Green Car (LCGC) yang dicanangkan pemerintah."Bisa dua kali lipat dari LCGC investasinya," tegas Sudirman.
Cukai
Sebagai calon regulasi yang bakal disiapkan untuk insentif produksi mobil hibrida adalah sistem cukai, sama seperti yang tengah digodok untuk LCGC. Dengan cukai, pemerintah bisa menciptakan pengecualian pembebasan biaya tambahan untuk mobil ramah lingkungan salah satunya berteknologi hibrida.
"Perbedaannya, mobil hibrida ini bukan low cost tapi high cost, meski ramah lingkungan," tegas Budi.
Saat ini Indonesia termasuk negara tertinggal ketimbang negara lain seperti Thailand yang sudah ditunjuk sebagai basis produksi Toyota untuk Prius dan Camry Hibrida. Selain itu, Malaysia juga sudah menelurkan kebijakkan insentif untuk mobil hibrida dalam jangka panjang.

Selasa, 08 Mei 2012

Suzuki Splash "Facelift" 2012 Diluncurkan Juni
 
 Suzuki Splash facelift 2012
Shizuoka- Suzuki akhirnya memasang tampilan Splash "facelift" di situs resminya setelah model tersebut mengisi pasar selama 4 tahun. Rencananya, mobil kota ini secra resmi akan diluncurkan di Jepang Juni mendatang.
Sentuhan pada city car kali ini bersifat ringan dan umumnya facelift seperti bemper depan dengan gaya gril single frame yang menyatu dengan air dam dalam satu kotak. Sebelumnya, garis pemisah antara gril dan air dam menyambung dengan bemper. Ditambah dengan bentuk rumah lampu kabut yang melebar ke atas yang terkesan lebih sporty dibanding sebelumnya yang hanya kotak. Sementara bagian belakang terdapat perubahan pada lampu rem dan juga bemper yang memiliki kisi-kisi lubang udara pada bagian sisi kanan-kiri.
Sedangkan untuk interior perubahan hanya terjadi pada penggantian warna dasbor dan bahan kulitnya. Uniknya kali ini tidak terlihat adanya panel rpm berbentuk tachometer yang menempel di dasbor di atas panel meter.
Tidak ada konfirmasi perubahan dari jantung pacu. Pihaknya tetap memasarkan pilihan 3 silinder 1.0-liter dan 4 silinder 1.2-liter dengan tenaga masing-masing 68 PS dan 94 PS. Di Indonesia Suzuki hanya memiliki varian tunggal, 4 silinder, 1.2-liter 86 PS dengan transmisi manual.

Senin, 07 Mei 2012

Mobil Listrik Kolaborasi BMW-Daimler
Jerman - Meski sama-sama dari Jerman, BMW dan Daimler - induk perusahaan dari Mercedes-Benz- sangat jarang  saling pandang, apalagi berkolaborasi untuk suatu proyek. Kali ini, kedua pabrikan mobil mewah itu coba mengesampingkan perbedaan mereka untuk berpartisipasi dalam proyek penelitian Vision M di Universitas Teknik di Munich (Technical University Munich's=TUM).

Tujuan dari proyek ini untuk mengeksplorasi cara menekan harga dan meningkatkan keamanan mobil listrik kecil. Selain itu, Vision M membuat prototipe mobil listrik sesuai peraturan Eropa yang bertenaga 15kW dengan bobot 400 kg (belum termasuk baterai).

Padahal, keduanya sudah memiliki mobil listrik dan sangat maju dalam pengembangan. BMW sudah menyiapkan mobil kota i3 yang akan dipasarkan tahun depan, sementara Mercedes telah menguji sistem E-Cell yang peluncurannya tidak terlalu lama lagi.

Untuk melancarkan penelitian bersama ini, Kementerian Federal Jerman untuk Pendidikan dan Penelitian telah menyuntik dana segar 13,8 juta dollar Amerika (Rp127,7 miliar). Sedang BMW dipercaya memimpin tim yang melibatkan lebih dari 15 perusahaan swasta dan asosiasi publik yang terdapat di Jerman.